Rabu, 03 Maret 2010

Prestasi Diri

PRESTASI DIRI
A. Prestasi Diri Bagi Keunggulan Bangsa
1. Pengertian Prestasi Diri
Dalam KBBI prestasi diartikan sebagai hasil dari apa yang telah dilakukan atau dikerjakan.
Sedangkan berprestasi diartikan mempunyai prestasi dalam suatu hal.
Selanjutnya orang yang berprestasi dapat diartikan sebagai orang yang dianggap sukses dalam bidang tertentu, karena ia memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki orang lain.
2. Pentingnya prestasi diri bagi keunggulan bangsa
Peran prestasi diri bagi keunggulan bangsa:
a. Memperkokoh stabilitas nasional
b. Meningkatkan taraf hidup bangsa dan negara
c. Mengharumkan nama baik bangsa dan negara di mata Internasional
d. Menjaga kedaulatan bangsa dan negara
3. Upaya untuk berpretasi dalam berbagai bidang
Ada beberapa faktor yang menentukan dalam upaya berprestasi:
a. Faktor Intern
Adalah faktor yang berasal dari dalam diri manusia. Misal: intelegensi (kecerdasan), emosi, bakat dan minat.
b. Faktor ekstern
Adalah faktor yang berasal dari luar diri manusia atau dari pengaruh lingkungan. Lingkungan meliputi: Lingkungan keluarga dan Lingkungan sekolah (pendidikan formal).
Beberapa upaya manusia untuk berprestasi:
 Diuji coba melalui kompetensi dari yang level reguler, eksibisi, sampai dengan yang profesional.
 Berkompetisi secara profesional dalam jangka waktu tertentu
 Semenjak usia dini telah dilakukan pencarian terpogram dengan baik
 Dididik dan dilatih secara bertahap serta terpogram dengan baik
 Secara periodik diadakan evaluasi dan diberikan umpan balik (feedback)

10 Kiat menurut A. A. Qowiy untuk menghadapi kesulitan hidup untuk menjadi berprestasi:
 Membiasakan diri bekerja keras
 Menikmati indahnya kesulitan
 Menjalin kerjasama yang saling menguntungkan
 Tekun Berdoa kepada Tuhan
 Mengembangkan sikap tawakal
 Tegar menghadapi kesulitan
 Mengambil hikmah dari kesulitan
 Gigih mencari ilmu
 Berani mengambil resiko
 Tenang dalam bertindak
B. Mengenal Potensi Diri untuk Berprestasi
1. Pengertian Potensi Diri
Secara etimologis, kata potensi berasal dari bahasa Inggris to potent yang berarti keras dan kuat. Sementara dalam KBBI, potensi diartikan sebagai kemampuan-kemampuan dan kualitas-kualitas yang dimiliki oleh seseorang, namun belum dipergunakan secara maksimal.
Secara umum potensi sering disama artikan dengan istilah-istilah sebagai berikut:
 Kemampuan dasar
 Sikap kerja
 Kepribadian
 Macam-macam Potensi
2. Pada dasarnya potensi diri merupakan kemapuan ang terpendam abstrak dan harus dikenali, dikembangkan dan diaktualisasikan untuk menjadi kemampuan nyata dalam kehidupan. Howard Gardner menyebut kemampuan terpendam tersebut sebagai kecerdasan.
Menurut Gardner, terdapat delapan kecerdasan:
 Linguistik
 Matematis Logis
 Spasial
 Kinestes Jasmani
 Musikal
 Interpersonal
 Intrapersonal
 Naturalis
Berkaitan dengan kedelapan kecerdasan atau potensi dasar tersebut, patut diperhatikan beberapa hal berikut:
 Setiap orang memiliki delapan kecerdasan tersebut
 Pada umumnya orang berpeluang untuk mengembangkan setiap kecerdasan sampai pada kinerja tingkat tinggi yang memadai, asalkan ada upaya yang sungguh-sungguh untuk mengembangkannya.
 Masing-masing kecerdasan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan saling berinteraksi secara kompleks.
 Tidak ada cara yang “baku” untuk menjadi cerdas. Melainkan ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk menjadi lebih cerdas dalam satu kecerdasan tertentu maupun antar kecerdasan
Tujuan pengenalan potensi diri adalah untuk membantu manusia agar mengenali dirinya sendiri dengan sadar, baik dari segi-segi keunggulan, maupun kelemahannya.
Beberapa cara untuk mengembangkan potensi diri:
o Refleksi diri
o Tes Psikotes
o Sharing dan evaluasi dari orang lain
Manfaat dari mengenali potensi diri:
 Mengetahui kekuatan-kekuatan dan kelemahan diri
 Mengembangkan potensi yang menonjol agar memperoleh hasil yang optimal
 Membenahi kelemahan-kelemahan diri dalam menunjang kehidupan
 Mampu menempatkan diri dalam berbagai kehidupan karena orang harus tahu diri
Hambatan dalam Pengembangan Potensi Diri
a. Hambatan yang berasal dari lingkungan
b. Hambatan yang berasal dari individu sendiri
Sementara menurut Mike Woodcook dan Dave Francis, hambatan pengembangan potensi
diri:
Ketidak mampuan mengatur diri
Nilai pribadi yang tidak jelas
3. Tujuan pribadi yang tidak jelas
4. Pribadi yang kerdil
5. Kemampuan yang tidak memadai untuk memecahkan masalah
6. Kreativitas rendah
7. Wibawa rendah
8. Kemampuan pemahaman manajeral rendah
9. Kemampuan menyelia rendah
10. Kemampuan latih rendah
11. Kemampuan membina tim rendah
C. Prestasi dalam Berbagai Bidang
1. Cara-cara untuk berprestasi
Upaya untuk meningkatkan motivasi belajar ialah dengan meningkatkan 4 kondisi motivasional:
a. Percaya diri
Percaya diri dapat diupayakan:
-Peningkatan pengalaman
-Belajar materi secara bertahap
-Materi yang sedang dikaji dihubungkan dengan tujuan yang akan dicapai
-Kriteria keberhasilan ditentukan atau ditargetkan
-Pengembangan rasa percaya diri dengan meyakinkan bahwa apa yang sudah dilakukan itu merupakan aktivitas yang dapat mendukung keberhasilan.
b. Kepuasan
Kepuasan datang apabila seseorang berprestasi dan berhasil dalam mencapai tujuan
c. Perhatian
Perhatian seseorang muncul apabila didorong oleh rasa ingin tahu.
d. Relevansi
Relevansi dapat timbul dengan meyakinkan diri kita bahwa materi yang sedang dikaji tersebut bermanfaat bagi kehidupan kita pada masa yang akan datang.
2. Langkah dan Upaya Mewujudkan Prestasi
Seseorang dapat mencapai keberhasilan atau prestasi jika telah melewati 5 (lima) langkah berikut:
 Orang yang berhasil adalah pribadi yang termotivasi
 Orang yang berhasil adalah pribadi yang mengenal dan menerima diri apa adanya
 Orang yang berhasil adalah pribadi yang utuh (integrated person)
 Orang yang berhasil adalah pribadi yang mandiri, kreatif dan inovatif
 Orang yang berhasil adalah pribadi yang memiliki disiplin diri
3. Peluang Meraih dan Mewujudkan Prestasi
 Berpikir kritis
 Ciri pribadi kreatif
 Proses pemikiran kreatif
 Pribadi kreatif
Ada 2 (Dua) Syarat Penting untuk Meningkatkan
Prestasi Seseorang :
 Motivasi
 Mentalitas
4. Sikap Kompetitif
a. Gambaran Masa Depan
b. Masalah yang dihadapi
Menurut Sartono Kartodirdjo saat ini ada masalah yang mengancam eksitensis kita :
 Kesenjangan antargolongan bangsa
 Kontras antara golongan kaya dan miskin
 Proses pendewasaan politik yang mengalami berbagai hambatan
 Keterbelakangan Ilmu pengetahuan dan teknologi
 Belum selesainya perubahan budaya dan pertanian ke industri
 Pembudayaan nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan masyarakat
5. Kesiapan Berpotensi Secara Sehat
Seseorang yang ingin berprestasi harus berani berkompetensi dalam masyarakat. Kompetensi sehat terjadi bila masing-masing pihak bersaing secara fair atau jujur.
Terimakasih
Literatur
Dyan W, dkk, Pendidikan Kewarganegaraan Kelas 9

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar